[9-10 September 2017] Workshop “Pengelolaan Kesehatan Lingkungan yang Mendukung Akreditasi di Fasyankes”

[9-10 September 2017] Workshop “Pengelolaan Kesehatan Lingkungan yang Mendukung Akreditasi di Fasyankes”

          Himpunan Mahasiswa S2 Kesehatan Lingkungan telah menyelenggarakan Workshop “Pengelolaan Kesehatan Lingkungan yang Mendukung Akreditasi di Fasyankes” pada tanggal 9-10 September 2017. Dalam kegiatan ini, Hima menggandeng beberapa pakar akademisi dan praktisi yang telah bergelut dalam pengelolaan lingkungan khususnya di fasilitas pelayanan kesehatan.

          Para narasumber yang terlibat dalam workshop ini adalah Dr. R Azizah., SH., M.Kes., dosen Kesehatan Lingkungan FKM Unai dan Konsultan Lingkungan; Ir. Eddy Setiyadi, DIPL., SE., MSc., PhD, dosen Teknik Lingkungan FTSLK ITS; Prof. Dr. J Mukono, dr., MS., M.PH, Guru Besar Kesehatan Lingkungan FKM Unair; Ardi H Sudjadi, ST., M.Eng., praktisi Konsultan Air Bersih dan Air Medis Rumah Sakit; Soelis Djoko, Praktisi Linen dan Laundry Rumah Sakit, Yudied Agung Mirasa, S.KM., M.Kes, praktisi Pengendalian Vektor dan Rodent, BBTKLPP Surabaya; Abdul Chodir, S.KM., M.KL, sanitarian Ahli RSUD Dr. Soetomo. Yudied Agung Mirasa, S.KM., M.Kes dan  Abdul Chodir, S.KM., M.KL juga merupakan alumni prodi S2 Kesehatan Lingkungan Unair. Selain itu, mahasiswa juga menjadi pemateri dalam workshop ini yaitu Suhariono, ST., MM (NIM. 101614353013) yang menjadi anggota tim akreditasi RSUD Dr. Soetomo.

          Workshop ini telah berhasil menarik minat para praktisi, petugas kesehatan, dan akademisi untuk berpastisipasi. Workshop yang diikuti oleh 66 peserta yang berasal dari instansi yang bervariasi. Peserta workshop ini berasal dari RS. Nun Surabaya, RSUD Karanganyar, RSUD Bondowoso, Puskesmas Prigen Kab. Pasuruan, RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta, RS. Orthopedi Surabaya, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RS Aisyiyah Bojonegoro, Stikes Widyagama Malang, RSUD Cepu, RS Universitas Brawijaya Malang, RSUD dr. Darsono, Kab. Pacitan, RSUD Husada Utama, RSUD Dr R Koesma, Tuban, Puskesmas Babakan, Kota Mataram, NTB, RSI Nashrul Ummah Lamongan, Puskesmas Babakan, HAKLI NTB, FKM Universitas Airlangga, PT Mitra Hijau Indonesia, RS Muhammadiyah Lamongan, National Hospital Surabaya, FKM Universitas Jember, RSUD dr. R. Soetijono, Blora, RSU Mitra Delima Krebet Bululawan, RS Al-Irsyad Surabaya, RS Husada Utama Surabaya, RS Hati Kudus Langgur Kab. Maluku Tenggara, RS. Mata Masyarakat, Surabaya, RS Haji, Surabaya, RS Lavalette, Malang, RSU Kota Tangerang Selatan, PMI Kota Surabaya, RSU Permata, Blora, RS Baptis, Kediri, RSUD Jombang, Sekolah Vokasi UGM, RSUD Kota Tangerang, RSUD dr. Agoesdjam Kabupaten Ketapang Kalbar, RS Hermina Tangkuban Prahu, RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya, RSUD Kabupaten Tangerang, RSUD Kota Depok, RSUD Cibabat Kota Cimahi, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, RSUD dr. Soebandi, Kabupaten Jember, STIKES Surya Mitra Husada, Kediri, RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Instalasi Sanitasi RSUD dr. Adjidarmo Kab. Lebak, RSU HKBP Balinge, Juanda Surabaya dan RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya.

          Dengan diselenggarakannya kegiatan Workshop Pengelolaan Kesehatan Lingkungan yang mendukung akreditasi di fasilitas pelayanan kesehatan, peserta mampu memahami peraturan perundangan dan kebijakan program kesehatan lingkungan di fasyankes, prinsip dasar pengelolaan kesehatan lingkungan di fasyankes,  teknologi yang digunakan dalam pengelolaan kesehatan lingkungan di fasyankes, dan mempersiapkan upaya pengelolaan kesehatan lingkungan dalam rangka akreditasi di fasyankes. Adapun materi yang disajikan pada workshop ini adalah:

  1. Materi inti

a. Peraturan perundangan dan kebijakan program kesehatan lingkungan RS

b. Teknologi pengolahan limbah cair di fasyankes

c. Pengelolaan limbah B3 di fasyankes

d. Pengelolaan kualitas air bersih dan air medis di rumah sakit

e. Pengendalian vektor dan binatang pengganggu (PVBP) di rumah sakit

f. Sanitasi ruang bangun di rumah sakit

g. Peranan Sanitasi dalam pelaksanaan Akreditasi di fasyankes

     2. Materi penunjang

a. Dinamika kelompok

b. Penyusunan POA

     3. Praktek

Penyusunan Pedoman, Panduan dan SPO Kesehatan Lingkungan dalam akreditasi fasyankes. (RA)

[1 Maret 2017] Lokakarya Re-desain Kurikulum Program Magister  Program Studi Kesehatan Lingkungan FKM Universitas Airlangga

[1 Maret 2017] Lokakarya Re-desain Kurikulum Program Magister Program Studi Kesehatan Lingkungan FKM Universitas Airlangga

          Kurikulum merupakan “kendaraan” program studi untuk mencapai tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan. Dalam merumuskan tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan  yang dituangkan dalam kurikulum, banyak hal yang diperhatikan oleh program studi. Dalam penyusunan Kurikulum, Program Magister Program Studi Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga memperhatikan aturan yang berlaku. Kurikulum bersifat dinamis, selalu mengikuti perkembangan keilmuan dan tuntutan stakeholder internal dan eksternal prodi, sehingga diharapkan lulusan program studi tersebut memiliki keunggulan dibidangnya.

          Lokakarya ini dilakukan di Swiss-Bellinn Hotel, Manyar, Surabaya dengan mengundang narasumber, dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan dan program studi sejenis, yaitu program magister Program Studi Kesehatan Lingkungan FKM Universitas Diponegoro.

Lokakarya Redesign Kurikulum Program Magister Program Studi Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga diselenggarakan dengan tujuan untuk :

  1. Melaksanakan perbaikan kurikulum, pelaksanaan proses pembelajaran serta peningkatan kegiatan akademik program studi.
  2. Memperoleh umpan balik dari stakeholder internal dan eksternal tentang perkembangan kebutuhan kompetensi dunia kerja dan keselarasan kurikulum Program Magister Program Studi Kesehatan Lingkungan

Salah satu hasil dari lokakarya ini adalah rumusan Profil Lulusan Program Magister Program Studi Kesehatan Lingkungan, yaitu :

  1. Berperan sebagai manager dan leader pada suatu organisasi, khususnya bidang kesehatan lingkungan.
  2. Evaluasi diri dan berpandangan jauh ke depan sebagai decision marker sebagai bentuk kehati-hatian.
  3. Selalu tanggap dan peka dalam melihat kondisi lingkungan yang diiringi dengan kemampuan berkomunikasi, advokasi dan negosiasi yang handal dalam pencapaian tujuan terkait bidang kesehatan lingkungan.
  4. Tertanam jiwa yang berwawasan luas sebagai researcher akademik dan konsultan bidang kesehatan lingkungan yang mampu mengoptimalkan keilmuan dengan kolaborasi secara multidisiplin dan interdisiplin dengan berlandaskan konsep sehat produktif secara ekonomis. (RA)

 

[29 Juli 2017] Workshop “Rumah Sehat Rumah Produktif dengan Hidroponik Organik melalui Pemberdayaan Masyarakat  dan CSR Industri”

[29 Juli 2017] Workshop “Rumah Sehat Rumah Produktif dengan Hidroponik Organik melalui Pemberdayaan Masyarakat dan CSR Industri”

          Workshop “Rumah Sehat Rumah Produktif dengan Hidroponik Organik melalui Pemberdayaan Masyarakat dan CSR Industri” merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Studi Program Magister Kesehatan Lingkungan yang dikemas dalam bentuk kegiatan penyuluhan yang diikuti peragaan bercocok tanam hidroponik organik. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama yang apik antara dosen – tenaga kependidikan – mahasiswa S2 Kesehatan Lingkungan dan mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat peminatan Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

          Pemateri yang berkontribusi pada kegiatan adalah akademisi dan praktisi yang telah diakui kepakaran dan berpengalaman di bidangnya. Ibu Dr. R. Azizah, SH., M.Kes, dosen Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unair, menyampaikan materi mengenai Rumah Sehat Produktif dengan Hidroponik Organik. Pemateri ke dua adalah Ibu R. Zahra, praktisi yang ahli di bidang Pemberdayaan Masyarakat, menyampaikan materi dengan topik Pemberdayaan Masyarakat Desa. Pemateri ke tiga adalah Bapak Eddy Pudjobasuki, praktisi dari Biotech Agro Indonesia menyampaikan materi mengenai Teknik Pembuatan Hidroponik Organik. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 29 Juli 2017  ini diikuti dengan penuh semangat oleh masyarakat umum dan mahasiswa. Antusiasme peserta ditandai dengan aktifnya peserta mengajukan pertanyaan pada ketiga pemateri pada sesi tanya jawab. Pada bagian akhir sesi Bapak Eddy Pudjobasuki bersama peserta melakukan praktek bertanam hidroponik organik. (RA)

Peragaan pembuatan hidroponik dengan metode Wick dan Pipa Veritkal oleh Eddy Pudjobasuki (Biotech Argo Indonesia)

[10 November 2016] Kuliah Tamu Pengendalian Penyakit Berbasis Lingkungan

 

Pada tanggal 10 November 2016, telah dilaksanakan kegiatan Kuliah Tamu dengan materi “Model Pengendalian Penyakit Berbasis Lingkungan dengan Pendekatan System Dynamic Analysis” yang disampaikan oleh DR. Dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si di Aula Soemarto, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Kegiatan ini  diikuti oleh mahasiswa S2 Kesling semester I dan 3 berjumlah 28 orang dan mahasiswa prodi lain.  Kuliah tamu ini memiliki tujuan yaitu:

  1. Meningkatkan wawasan mahasiswa tentang bagaimana pengendalian penyakit berbasis lingkungan dengan menggunakan pendekatan system dinamik analysis.
  2. Meningkatkan pemahaman mahasiswa untuk memanfaatkan informasi terkini berupa data sekunder yang belum teranalisis secara lengkap dan komprehensip sebagai bagian dalam penyusunan tesis.

Kuliah tamu ini dapat memberikan stimulasi kepekaan kepada mahasiswa prodi S2 Kesehatan Lingkungan, program magister FKM Unair dalam memahami perannya sebagai pelaku penting dalam Pengendalian Penyakit Berbasis Lingkungan.

HIMA MKL Gelar Workshop Implementasi & Pembuatan Laporan RKL dan RPL

HIMA MKL Gelar Workshop Implementasi & Pembuatan Laporan RKL dan RPL

Himpunan Mahasiswa Magister Kesehatan Lingkungan (HIMA MKL) Prodi S2 Kesehatan Lingkungan FKM UNAIR mengadakan workshop yang digelar selama dua hari, Sabtu – Minggu tanggal 20-21 Mei 2017 bertempat di Aula Sabdoadi. Workshop dengan judul “Implementasi & Pembuatan Laporan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Fasyankes dan Industri” ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan secara teori maupun praktik dalam menyusun dokumen RKL dan RPL yang diperlukan oleh instansi sebagai upaya pencegahan, pengendalian dan penanggulangan dampak lingkungan hidup atas suatu kegiatan atau proyek.

Materi workshop tersebut disampaikan oleh lima pemateri handal, diantaranya Dr. Diah Susilowati, Kepala Bidang Tata Lingkungan BLH Provinsi Jawa Timur, Prof. Soedjajadi, dr., MS., Ph.D. dan Dr. R Azizah., SH., M.Kes., selaku dosen ahli Kesehatan Lingkungan di FKM UNAIR. Hadir pula sebagai pemateri dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Abdul Chodir., S.KM., M.KL dan  Suhariono, ST., MM.

Dalam workshop tersebut, diharapkan peserta mampu memahami dasar hukum dan persyaratan pemenuhan dokumen pelaporan RKL-RPL dan konsekuensi bagi fasyankes dan industri. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menyusun pelaporan implementasi RKL-RPL dengan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku (KepMenLH No. 45 Tahun 2005) serta mengenali kriteria keberhasilan dalam penyusunan implementasi pelaporan RKL-RPL.

“Peserta diharapkan tidak hanya mampu menyusun laporan RKL dan RPL saja, tapi juga mengetahui dan paham dasar hukum, persyaratan maupun konsekuensi bagi instansi atas penyusunan dokumen tersebut,” tutur Andre Aulia Rahman, selaku ketua panitia kegiatan workshop.

Bentuk kegiatan yang dirancang selama dua hari, diawali oleh tes tertulis (pre-test) dan diakhir oleh evaluasi secara tertulis (post-test) dan evaluasi secara praktek, sebagai salah satu alat ukur indikator pemahaman peserta. “Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan workshop ini, dan berharap ada kegiatan workshop lanjutan dengan tema lain di bidang kesehatan lingkungan, salah satunya seperti  pengelolaan limbah B3,” ujar Andre, sapaan mahasiswa S2 Kesehatan Lingkungan.

Workshop ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari berbagai instansi kesehatan, baik rumah sakit, maupun puskesmas, instansi pendidikan kesehatan, dan industri dari berbagai wilayah di Indonesia .(DB)